Minggu, 26 Agustus 2012
Spamming = Sharing
Rabu, 15 Agustus 2012
wtf is going on?
When you're in awkward position
When you're in a drama of life
When you're insecure and don't know what for
When you don't even know what actually happened
When you need an explanation but no one did
When you're in a secret that everybody knew
When you don't realize something real
When you're like hurting some ppl around you
When you're like the one to blame
When you're always pretending that everything's okay
When you're looking for nothing and ignoring something
When serious things look like a joke
When everything is unknown and undetectable
When every minute's going to be asdfghjkl
When everyone doesn't take it easy
When everyone gives too much shit and make an annoying time
When you're trying to understand but never get it
When all you need is to live your life and enjoy the roller coaster
Kamis, 05 Juli 2012
Normal People vs Directioners
To Directioners, July 23rd, 2010, was the day their world was created.
When people see the word "Ireland" they think of a normal country.
When directioners see it, we think of Niall.
Normal People : Stuck in the friend-zone.
Normal People : My dog ate my homework.
Normal People : One Direction.
Normal People : I wanna be more than just a friend.
Normal People : "Life is about finding who you are"
Normal People ay : "What's up?"
Normal People say : "I need one man"
Normal People say : "It's pigeon"
Normal People say : "I like McDonalds"
Normal People : "Potato = food"
Normal People : *cries for logical reasons*
Normal Girls : Jealous of actresses and models.
What people think of when someone says "cat"
*Torn is playing*
*Blocked phone call*
*At 1D's concert*
*When making wishes*
*1D song starts playing on radio*
Kamis, 21 Juni 2012
No One, But Here : Ourselves
Ah tidak, bukankah hidup akan terus berjalan dan kita akan tumbuh dewasa?
Sempat ingin seperti Nobita, memiliki Doraemon yang bisa memberikan segala hal yang diinginkan dengan kantong ajaibnya.
Ah tidak, itu sama halnya dengan kita tidak diajarkan untuk berusaha.
Sempat ingin hidup seperti Conan Edogawa, begitu hebat dengan kejeniusannya dalam menyelesaikan masalah.
Ah tidak, Conan memang mengagumkan, namun dia hidup dalam kepalsuan. Conan harus menyembunyikan identitasnya untuk menginvestigasi banyak keadaan.
Sempat ingin seperti Rudy Tabootie, bisa hidup di Dunia Kapur. Dunia yang terlihat menyenangkan, bisa menciptakan sesuatu dengan goresan tangan sendiri.
Ah tidak, dunia kapur adalah dunia khayal. Yang harus dipikirkan adalah bagaimana merealisasikannya dalam duniaku, dunia nyata.
Sempat ingin seperti Barbie, cantik dan berhati emas.
Ah tidak, kecantikan bukan segalanya. Namun, inner beauty memang satu hal yang patut dimiliki setiap orang, terutama wanita.
Namun aku tidak akan pernah menjadi mereka. Aku hanya harus menjadi diriku sendiri. Bukankah setiap orang harus memiliki jati dirinya masing-masing? Dan semua itu hanya kita dapatkan dari cara kita, bukan orang lain. Tapi satu hal, bagaimanapun itu, aku ingin seperti Spongebob. Menyukai setiap hal yang dikerjakannya, manjalani hidup dengan bahagia, dan selalu membuat orang di sekitarnya tersenyum :)
Sabtu, 16 Juni 2012
Naskah Tak Bertinta
Takdir adalah perjuangan. Narasi panjang yang perlu pemahaman lebih. Seperti matematika yang tak cukup dengan hanya menghafal rumus, latihan soal juga dibutuhkan untuk mengetahui bagaimana sebuah rumus dapat diaplikasikan dan menemukan jalan keluar.
Takdir menuntut pelakunya untuk tetap ingat pada sang pencipta takdir, sang Maha Agung, Maha Kuasa, Maha segalanya. Karena apa? Manusia hanyalah pemeran atas skenario yang Tuhan rancang, rangkaian kisah tak berikrar. Kehidupan yang berjalan sekarang merupakan wujud nyata dari naskah tak bertinta, yang berhasil menemukan unsur-unsur intrinsik dalam setiap detik kisahnya.
Kemutlakan takdir sering menuai ketidakpastian. Keabadiannya masih dipertanyakan. Bisa tidaknya takdir diubah, menjalaninya sebaik mungkin adalah yang paling utama. Karena kita tahu, perjuangan akan menuai hasil yang seimbang. Entah karena sudah ditakdirkan, entah karena takdir telah berevolusi.
Rabu, 06 Juni 2012
The Way We Are, The Way to Understand
Setiap orang memiliki sifat masing-masing, memiliki tingkat kesensitifan yang berbeda pula. Dan tugas kita adalah, mengerti perbedaan dan memahami kesensitifan itu sendiri. Tapi jauh sebelum itu, kita diharuskan untuk belajar satu hal : yaitu mengendalikan diri sendiri.
Orang hebat adalah mereka yang mampu menaruh diri dan mengetahui cara memperlakukan orang lain.
Sedangkan saya masih sangat kesulitan dalam hal itu.
Tidak semua orang bisa menerima perlakuan-perlakuan lawannya dengan baik. Masih banyak orang sensitif yang hatinya mudah terluka. Dibalik itu, masih ada pula mereka yang keukeuh dengan keegoisannya. Dua hal yang sangat bertabrakan dan tidak dapat disalahkan.
Saya yakin. Mereka sebenarnya tidak ingin hidup dalam kerapuhannya, dalam rasa sensitif yang tinggi. Namun, menjadi lapang, cuek dalam artian bisa menganggap setiap hal sebagai sebuah cobaan adalah yang diinginkan.
But it isn't easy, right? Lalu siapa yang harus mengalah?
Tak ada yang mengalah maupun kalah. Setiap sifat tumbuh dengan sendirinya. Saya hanya tidak setuju pada mereka yang mengharapkan seseorang untuk dapat menerima dirinya apa adanya, termasuk sifat buruk tersebut.
Apakah mereka diijinkan untuk terus bersikap egois, dan satu yang lain diharuskan untuk selalu memahami si egois? It isn't fear at all.
Well, kita memang diharuskan untuk tidak hanya menerima kelebihan seseorang, namun juga kekurangannya. Tapi menerima bukan berarti diam dan tidak melakukan apapun. Karena dengan begitu, sama saja kita membiarkan keburukan itu tumbuh. Menerima apa adanya sama dengan memberi kesempatan dan waktu untuk yang lain agar merubah diri. Tidak selamanya orang bisa bertahan di tengah keegoisan tersebut. Semua hanyalah batu loncatan untuk instrospeksi diri, jadi jangan sia-siakan kesempatan itu sebelum akhirnya mereka benar-benar meninggalkan kita.
Dan kita juga tidak diijinkan membenci seseorang hanya karena keburukannya. Mereka yang baik memiliki sisi buruk, begitu pula sebaliknya. Sangat tidak adil jika kita membenci seseorang hanya karena salah satunya. Baik dan buruk merupakan bagian mutlak dari manusia. Setiap orang memilikinya, bahkan mereka yang paling kita sayangi atau mereka yang terbaik untuk kita tetap tak lepas dari keburukan. Yang dibenci adalah sifatnya, bukan orangnya.
Saling menjaga perasaan satu sama lain sajalah. Sisihkan sedikit waktu untuk berpikir sebelum bertindak. Sedikit misunderstanding dapat menimbulkan masalah, karena apa yang dimaksud belum tentu sama dengan apa yang orang lain pikirkan. Sekian.
Senin, 04 Juni 2012
Senin, 28 Mei 2012
The Golden Ways
What it means? Strategi macam apakah yang dimaksudnya? Ya, that's how the debate begins.
Kemudian pembicaraan itu berlanjut ke arah yang sebenarnya tidak berkesinambungan dengan topik awal kami, namun cukup bermakna.
Teman pertama berkata bahwa hidup itu perlu strategi. Jika kita bisa memulai start dari angka 3, kenapa kita harus memilih 0. Bukankah memulai dari angka 3 akan jauh lebih cepat dibandingkan 0?
It's not wrong at all. Tapi saya memiliki pendapat yang berbeda. Saya justru berpikir bahwa suatu usaha akan terasa lebih indah jika dimulai dari 0. Karena dari situ, kita bisa merasakan, memahami, dan belajar dari pengalaman. Mereka yang memulai dari 0 tentunya memiliki pengalaman lebih dibandingkan mereka yang memulai dari angka 3. Dan jika dilihat dari segi perjuangan pun, mereka yang memulai dari 0 lebih merasakan pahit-manis nya jungkir balik dalam meraih impian.
Cukup rumit, hingga salah satu teman lainnya memilih untuk bergabung dalam perdebatan ini. Untuk menentukan, manakah Golden Ways yang sebenarnya.
Teman 2 sependapat dengan teman 1. Menurutnya, strategi ibarat sebuah konsep. Dalam konsep diperlukan kecerdikan. Tak perlulah bersusah payah dari 0 jika bisa menjadi sama suksesnya dengan langsung melangkah dari pertengahan. Bukan tak mau berusaha, tapi berpikir maju.
Kita harus pintar-pintar menyusun strategi. Bukan memanfaatkan orang lain yang memulai dari 0, namun berpikir cerdik dengan mengembangkan apa yang orang lain punya.
Kemudian saya diam dan berpikir mengenai Golden Ways itu, berusaha dari 0 atau berpikir cerdik dengan mencuri start dari orang lain...
Saya tetap percaya bahwa hasil yang diraih mereka yang berusaha dari awal akan lebih baik dibandingkan yang tidak. Tapi, bukan berarti saya tidak setuju dengan pendapat 2 teman tadi.
Mereka tidak 100% salah, dan saya tidak 100% benar.
Di satu sisi kita merasa bahwa memulai dari awal merupakan salah satu Golden Ways yang tepat, karena dengan begitu, kita bisa lebih memaknai arti perjuangan. At least, kita tidak akan menyia-nyiakan apa yang telah kita dapat mengingat big effort yang telah ditempuh.
Tapi di sisi lain, karena bertambahnya persaingan di dunia. Kita dituntut untuk selalu cerdik dalam bertindak. Jika mendapat kesempatan untuk memulai start di angka 3, kita harus memanfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin. Tentunya memerlukan usaha lebih, karena pada posisi ini kita tertinggal 2 start. Ibaratnya kita tidak mengerti apa yang telah terjadi di 2 step awal.
Well, Life is a choice. All depends on your effort :)
Senin, 30 April 2012
The Sweetest Bitter Moment
![]() |
| yg pojok kanan atas niat banget. sampe naik gitu si Sius -_- |
| beberapa ga ikut foto, pada asyik makan |
![]() |
| lagi nyusun puzzle bikinannya GPeZ, struggles! |
![]() |
| FINALLY! one of my gift. the cute one, love love <3 |
You guys are the best people ever!
Senin, 09 April 2012
7 April, 17 years old ☺
I can’t feel as free as before. I have to be mature and not random anymore. Or I have to start thinking bout my future. No, it doesn’t mean that I don’t pay attention in the previous time. But I have to care it more.
Okay whatever it all, I’m truly excited. And I hope, I can be the best more and make my parents proud of me. I also wanna say much much thanks for all the people who still and always there beside me. My mother, my father, thanks for caring and keeping me, and of course thanks for making me. Haha. For all my besties and my friends, thanks for the gifts and your prayers for me. Especially for XI IPA EF 2, you’re very annoying on my birthday. You've successfully made me feel “The Sweetest Bitter Moment Ever”. I’ll share bout that moment in the different post.
Bye. See you :*
Sabtu, 24 Maret 2012
Stupid Tale
You're like someone who always annoy me, but I mess up without you
You came to my message, my chat, and took a 50% interest on my mind
I asked to my self "what it means?" and I tried to found "means nothing" in my answer
I got it, and I believe that all
I pretend everything is nothing, 'til I actually found the real meaning of this stupid tale
I walk as how I should live, I talk as how I have to say, and I do as how I actually created to
But that's all not as easy as turning the palm
You're nothing, but you're still something
Perfectly messed up, it's completely mixed up!
You suddenly come, but so far away from me
I don't feel any special thing, but there's something fallin apart when you're gone
When you're not in my comunication..
Kamis, 15 Maret 2012
Spoof Text
He took it to a policeman and said "What should I do?" The policeman replied "Take it to the zoo!"
The next day, the policeman saw the man in the same park. The man was still carrying the penguin. The policeman was rather surprised and walked up to the man and asked, "Why are you still carrying the penguin? Didn't you take it to the zoo?"
The man replied "I certainly did. And it was a great idea because the penguin really enjoyed it. So, today I am taking it to the movie"
The Phone Is Not Connected Yet
Soon after he left college, Dave found one of his uncles who was very rich and had no children of his own died and left him a lot of money, so he decided to set up his own real estate agency.
Dave found a nice office. He bought some new furniture and moved in. He had only been there for e few hours when he heard someone coming toward the door of his office.
“It must be my first customer” Dave thought. He quickly picked up the telephone and pretended to be very busy answering an important call from someone in New York who wanted to buy a big and expensive house in the country.
The man knocked at the door while this was going on. He came in and waited politely for Dave to finish his conversation on the phone. Then the man said to Dave “I am from the telephone company and I was sent here to connect your telephone”
Time To Go To School
Early one morning, a mother went in to wake up her son.
"Wake up, son. It's time to go to school!"
"But why, Mom? I don't want to go."
"Give me two reasons why you don't want to go."
"Well, the kids hate me for one, and the teachers hate me, too!"
"Oh, that's no reason not to go to school. Come on now and get ready."
"Give me two reasons why I should go to school."
"Well, for one, you're 52 years old. And for another, you're the Principal!"






.jpg)
