Hari ini, saya dihadapkan pada pembicaraan yang cukup rumit. Dimulai dari hal sepele, kami terjebak dalam sebuah topik yang penuh perdebatan. Disaat semua sibuk menyelesaikan lembar kerja siswa, salah satu teman yang duduk di depan saya justru tidak melakukan apapun, bahkan mencatat-pun tidak. Kemudian satu kata yang muncul dari mulutnya adalah "strategi"
What it means? Strategi macam apakah yang dimaksudnya? Ya, that's how the debate begins.
Kemudian pembicaraan itu berlanjut ke arah yang sebenarnya tidak berkesinambungan dengan topik awal kami, namun cukup bermakna.
Teman pertama berkata bahwa hidup itu perlu strategi. Jika kita bisa memulai start dari angka 3, kenapa kita harus memilih 0. Bukankah memulai dari angka 3 akan jauh lebih cepat dibandingkan 0?
It's not wrong at all. Tapi saya memiliki pendapat yang berbeda. Saya justru berpikir bahwa suatu usaha akan terasa lebih indah jika dimulai dari 0. Karena dari situ, kita bisa merasakan, memahami, dan belajar dari pengalaman. Mereka yang memulai dari 0 tentunya memiliki pengalaman lebih dibandingkan mereka yang memulai dari angka 3. Dan jika dilihat dari segi perjuangan pun, mereka yang memulai dari 0 lebih merasakan pahit-manis nya jungkir balik dalam meraih impian.
Cukup rumit, hingga salah satu teman lainnya memilih untuk bergabung dalam perdebatan ini. Untuk menentukan, manakah Golden Ways yang sebenarnya.
Teman 2 sependapat dengan teman 1. Menurutnya, strategi ibarat sebuah konsep. Dalam konsep diperlukan kecerdikan. Tak perlulah bersusah payah dari 0 jika bisa menjadi sama suksesnya dengan langsung melangkah dari pertengahan. Bukan tak mau berusaha, tapi berpikir maju.
Kita harus pintar-pintar menyusun strategi. Bukan memanfaatkan orang lain yang memulai dari 0, namun berpikir cerdik dengan mengembangkan apa yang orang lain punya.
Kemudian saya diam dan berpikir mengenai Golden Ways itu, berusaha dari 0 atau berpikir cerdik dengan mencuri start dari orang lain...
Saya tetap percaya bahwa hasil yang diraih mereka yang berusaha dari awal akan lebih baik dibandingkan yang tidak. Tapi, bukan berarti saya tidak setuju dengan pendapat 2 teman tadi.
Mereka tidak 100% salah, dan saya tidak 100% benar.
Di satu sisi kita merasa bahwa memulai dari awal merupakan salah satu Golden Ways yang tepat, karena dengan begitu, kita bisa lebih memaknai arti perjuangan. At least, kita tidak akan menyia-nyiakan apa yang telah kita dapat mengingat big effort yang telah ditempuh.
Tapi di sisi lain, karena bertambahnya persaingan di dunia. Kita dituntut untuk selalu cerdik dalam bertindak. Jika mendapat kesempatan untuk memulai start di angka 3, kita harus memanfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin. Tentunya memerlukan usaha lebih, karena pada posisi ini kita tertinggal 2 start. Ibaratnya kita tidak mengerti apa yang telah terjadi di 2 step awal.
Well, Life is a choice. All depends on your effort :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar