Sempat ingin hidup di masa Sinchan, masa kanak-kanak. Masa dimana aku tidak perlu memikirkan hal-hal rumit. Disitu aku bisa terus bermain.
Ah tidak, bukankah hidup akan terus berjalan dan kita akan tumbuh dewasa?
Sempat ingin seperti Nobita, memiliki Doraemon yang bisa memberikan segala hal yang diinginkan dengan kantong ajaibnya.
Ah tidak, itu sama halnya dengan kita tidak diajarkan untuk berusaha.
Sempat ingin hidup seperti Conan Edogawa, begitu hebat dengan kejeniusannya dalam menyelesaikan masalah.
Ah tidak, Conan memang mengagumkan, namun dia hidup dalam kepalsuan. Conan harus menyembunyikan identitasnya untuk menginvestigasi banyak keadaan.
Sempat ingin seperti Rudy Tabootie, bisa hidup di Dunia Kapur. Dunia yang terlihat menyenangkan, bisa menciptakan sesuatu dengan goresan tangan sendiri.
Ah tidak, dunia kapur adalah dunia khayal. Yang harus dipikirkan adalah bagaimana merealisasikannya dalam duniaku, dunia nyata.
Sempat ingin seperti Barbie, cantik dan berhati emas.
Ah tidak, kecantikan bukan segalanya. Namun, inner beauty memang satu hal yang patut dimiliki setiap orang, terutama wanita.
Namun aku tidak akan pernah menjadi mereka. Aku hanya harus menjadi diriku sendiri. Bukankah setiap orang harus memiliki jati dirinya masing-masing? Dan semua itu hanya kita dapatkan dari cara kita, bukan orang lain. Tapi satu hal, bagaimanapun itu, aku ingin seperti Spongebob. Menyukai setiap hal yang dikerjakannya, manjalani hidup dengan bahagia, dan selalu membuat orang di sekitarnya tersenyum :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar